031-5036409
pyramida.edutraining@gmail.com

OUTBOUND TRAINING FOR KIDS SD SYEKH ABDUL QODIR AL JAILANI RANGKANG KRAKSAAN PROBOLINGGO


Kali ini Tim Pyramida Edutraining bermain dan belajar lebih jauh dari biasanya, bukan di Lentera Camp Trawas, namun sedikit ke bagian timur pulau Jawa. Membersamai anak-anak SD di Pesantren Syekh Abdul Qodir Al Jailani Rangkang, Kraksaan, Probolinggo. Program Outbound Training ini terselenggara atas kerja sama dengan Tim PKM Universitas Negeri Surabaya yang dimotori oleh Ibu Wiwin Yulianingsih, Ibu Najlatun Naqiyah, Ibu Nunuk Hariyati, dan Bapak Widya Nusantara.

Kegiatan dimulai sejak pagi, dimana kami mengajak anak-anak untuk bermain terlebih dahulu sebelum upacara pembukaan, hal ini kami lakukan sebagai bentuk pendekatan, seperti pepatah lama yang mengatakan tak kenal, maka tak sayang. Permainan pertama yang kami ajarkan yakni break claps, yakni permainan yang memadukan tepuk dengan gerakan yang kurang lebih memiliki sepuluh macam gerakan. Selain mengasah konsentrasi, permainan ini mampu menggugah motorik anak agar lebih semangat dalam mengikuti kegiatan selanjutnya dengan baik.

Pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan kepala sekolah dan pembukaan oleh perwakilan Tim PKM Unesa, serta ditutup dengan do’a.

 

Setelah Opening Ceremony, seperti biasa kita berlanjut pada agenda kontrak belajar dan bina suasana, disambung dengan dinamika tim yang bertujuan untuk membentuk tim dengan komposisi acak. Hal ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan kemampuan masing-masing individu dalam tim.

 

 

 

 

 

Setelah tim terbentuk, masing-masing dari mereka akan menentukan nama tim, ketua dan sekertaris, serta menciptakan yel-yel yang digunakan sebagai “password” memasuki pos permainan.

Pukul 09.30, Outbound Challenge Activities (OCA) dimulai, masing-masing ketua tim membariskan anggotanya, laporan jumlah, disambut oleh kakak-kakak fasilitator, dan tak lupa mengobarkan semangat mereka melalui yelling. Di pos pertama ada Kak Zaky dengan permainan Pipa Balance, di pos kedua ada Kak Dieta dengan Blind Land, dan terakhir ada Kak Risma dengan Transfer Bola. Setiap permainan memiliki tujuan yang berbeda.

Setelah istirahat, sholat, dan makan, ada Kak Faruq yang mengajak mereka Brainstorming berkaitan dengan games yang sudah mereka mainkan. Metode ini dikenal dengan Experential Learning (belajar dengan mengalami), selanjutnya Kak Faruq mengajak mereka untuk bisa mengelola waktu, mulai dari yang sederhana, memetakan kegiatan harian, dan ditutup dengan menuliskan nama dan cita-cita yang mereka harapkan.

Acara ditutup dengan sambutan dari perwakilan sekolah, dilanjutkan dengan pengumuman hadiah.

Sayonara. .. .semoga apa yang kalian cita-citakan terwujud. Selama ada kemauan untuk bertumbuh menjadi lebih baik, akan ada jalan terbaik yang datang menyambut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *